Kamuperlu mengetahui karakteristik tiap bahan agar bisa menemukan kerudung yang sesuai dengan kebutuhanmu. Voal merupakan salah satu bahan kerudung segi empat terbaik yang jadi primadona di kalangan hijabers. Keunggulan bahan voal ini adalah terbuat dari 100% katun sehingga terasa ringan, tidak bikin gerah, dan nyaman dipakai sehari-hari.
Apa jenis jilbab yang jadi andalan hampir semua hijabers? Tentunya jilbab paris! Meski terbilang basic, nyatanya jilbab paris mampu menemani para hijabers di kesehariannya, baik untuk daily hingga formal look. Namun, terkadang banyak hijabers yang merasa kesulitan dalam mencari jilbab paris yang sempurna, yakni mudah dibentuk, tak licin, terasa adem, dan tidak mudah lecek. Karena kriteria di atas, banyak hijabers yang lebih memilih bahan polycotton dan voal dalam jilbab paris. Meski keduanya sudah dinilai paling nyaman dan oke, masing-masing punya kriteria serta plus minus yang dapat kamu pertimbangkan sebelum memilih. Yuk simak artikel di bawah ini untuk mengetahui perbedaan bahan polycotton dan voal pada jilbab paris! Polycotton Sesuai dengan namanya, polycotton merupakan bahan gabungan dari serat sintetis polyester dan serat alami katun cotton. Di antara banyaknya bahan hijab, polycotton sangat diminati karena tak mudah lecek, bersifat jatuh, dan terasa adem sehingga cocok dikenakan saat cuaca dingin maupun panas. Selain itu, berikut ini ada kelebihan dan kekurangan bahan polycotton yang harus kamu tahu! Kelebihan Dengan adanya campuran cotton, bahanini cenderung adem dan terasa nyaman di kulit ketika dikenakan. Meski sudah dicuci berkali-kali, bahannya tak mudah berubah sehingga terbilang lebih tahan lama Kekurangan Terkadang bahan polycotton tak mampu menyerap keringat dengan baik. Karena itu juga, jilbab akan menjadi lebih mudah bau apek ketika penggunanya melakukan aktivitas yang mengeluarkan banyak keringat. Untuk sebagian orang, polycotton terasa licin sehingga terasa susah untuk dibentuk pada area wajah dan area atas dahi. Meski bahannya tak mudah kusut, tapi garis lipatan di polycotton akan terlihat jelas kalau tak disetrika. Untuk menyetrika polycotton butuh suhu yang tepat, tak boleh terlalu panas akan merusak bahan. Voal Beralih ke bahan jilbab Voal yang jadi andalan banyak orang belakangan ini. Dengan kandungan 100% katun tipis, bahan voal dikenal dengan kehalusan dan kelembutan seratnya sehingga sering dinilai sebagai bahan premium. Selain dari katun, ada pula jilbab dari bahan lain seperti kombinasi serat rayon, linen, silk, dan polyester. Berikut ini kelebihan dak kekurangan bahan voal yang wajib kamu tahu! Kelebihan Bahannya terasa sangat lembut dan halus, sehingga nyaman ketika dikenakan. Bahannya ringan dan dapat menyerap keringat dengan baik. Karena itulah kamu tak akan kegerahan saat mengenakan jilbab berbahan voal. Jilbab voal juga mudah dibentuk dan dapat menyesuaikan bentuk wajah dengan baik. Kekurangan Karena bahannya yang sangat lembut, terkadang sulit menegakkan’ area pada atas dahi Setelah dicuci berkali-kali, bahan voal bisa berkurang kualitasnya yakni menjadi lebih berbulu’. Girls, begitulah kekurangan bahan polycotton dan voal yang sangat hits pada kalangan jilbab paris. Dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing, mana yang paling sesuai dengan kriteriamu? Baca juga Girls, Pilih Bahan Jilbab Adem Ini, Biar Tetap Nyaman Berativitas Seharian! Harus Kamu Tau, Ini Dia Kelebihan Bahan Voal yang Lagi Jadi Favorit Hijabers! Girls Ini Dia Bahan Jilbab yang Bisa Kamu Pilih Biar Tampil Elegan Ketika Hadir di Acara Formal Ini 5 Alasan Kerudung Berbahan Voal Semakin Populer dan Diminati Rekomendasi Brand Hijab Lokal yang Punya Kualitas dan Motif Juara
Agartetap nyaman dan nggak salah pilih. Berikut 10 jenis kain hijab & karakteristiknya. #1 CHIFFON. Sifon merupakan jenis bahan kain hijab yang terbuat dari bahan kapas, sutra, dan serat sintetis. Karakternya yang tipis, mengkilap, dan tidak mudah kusut membuat bahan ini banyak digemari. Selain itu, jenis kain sifon bersifat ringan dan flowy
Akhir-akhir ini trend hijab bukan lagi berfokus pada model hijab, sebab kini semakin banyak kaum hawa yang lebih memilih hijab dengan model yang simple. Namun, trend hijab seakan beralih pada pilihan jenis kainnya dan salah satu yang paling digemari adalah bahan itu voal? Apa saja keunggulan dan jenis-jenis kain voal? Bagaimana cara membedakan voal dengan polycotton yang memang terbilang cukup mirip dan bagaimana pula cara merawat jilbab atau kerudung voal? Semuanya akan dikupas tuntas lewat ulasan di bawah ini 🙂Apa itu Bahan Voal?Bahan voal adalah jenis kain yang terbuat dari 100% serat alam bernama katun. Ciri kain voal memiliki permukaan yang halus dan mudah dibentuk. Akhir-akhir ini, voal adalah salah satu jenis kain terbaik untuk dijadikan sebagai jilbab. Kandungan serat alam murni tersebut memberikan rasa nyaman yang sangat tinggi bagi pemakai jilbab berbahan dasar yang terbuat dari voal sangat cocok dipakai oleh wanita yang tinggal di negara beriklim tropis. Hal tersebut disebabkan karena bahan voal termasuk jenis kain yang mudah menyerap keringat sehingga akan tetap terasa adem walaupun Anda memakainya saat beraktivitas di siang kain ini juga cenderung kaku sehingga membuat jilbab yang terbuat dari kain ini mudah dibentuk dan saat dipakai tidak mudah berantakan. Pada dasarnya, jenis kain ini memang terbuat dari 100% serat alam katun. Namun terdapat pula beberapa variasi kain voal yang dibuat dari perpaduan serat alam dengan linen, polyester, silk dan juga serat Jilbab Voal1. Memiliki Serat yang LembutSalah satu kunci kenyamanan jilbab yang terbuat dari voal adalah seratnya yang lembut sehingga membuat jilbab tersebut mudah menyerap keringat. Saat memakai jilbab tersebut Anda tidak akan mudah kegerahan sebab jilbab berbahan voal itu memiliki sirkulasi udara yang cukup Mudah Dibentuk Sekaligus Tidak Mudah LecekJilbab dengan permukaan terlalu licin akan membuat pemakainya merasa tidak nyaman, sebab jilbab tersebut sulit untuk ditata secara rapi. Sementara itu, jilbab yang permukaannya terlalu kaku juga akan membuat jilbab mudah lecek. Oleh sebab itu, Anda perlu memiliki jilbab yang tidak terlalu licin dan juga tidak terlalu satu pilihan jenis kain terbaik yang memenuhi kriteria tersebut adalah jilbab berbahan dasar voal. Jilbab yang terbuat dari voal memiliki permukaan yang halus dan lembut namun mudah dibentuk sekaligus tidak membuatnya mudah Variasi MotifKeunggulan lain yang dimiliki oleh bahan voal adalah banyaknya variasi motif yang tersedia. Hal tersebut akan membuat Anda punya banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan selera dan gaya berpakaian yang akan membuat Anda merasa semakin percaya ada kelebihan tentu juga ada kekurangan, setidaknya ada dua kekurangan yang dimiliki oleh jilbab berbahan dasar voal. Kekurangan yang pertama adalah jenis kain ini jika terkena angin akan mudah menekuk dan jilbab berbahan voal harus dirawat dengan cara yang benar karena jika Anda salah dalam proses perawatannya jilbab yang terbuat dari jenis kain ini akan lebih mudah usang dan Juga Bahan SupernovaJenis-Jenis Bahan Voal yang Digunakan untuk Membuat Jilbab1. Voal BasicVoal basic adalah jenis voal yang kandungan polyesternya lebih banyak daripada serat alam. Oleh sebab itu, voal basic biasanya dijual dengan harga paling murah. Permukaan kain ini berserabut, lebih kasar dan teksturnya pun lebih kaku jika dibanding dengan jenis voal pada umumnya. Umumnya, tenunan serat voal basic juga tidak terlalu kencang sehingga bagian ujungnya mudah rusak dan Voal JepangVoal Jepang merupakan jenis kain yang adem dan sangat lembut saat dipakai. Sayangnya, voal Jepang ini termasuk sangat kaku. Namun, jenis kain ini tetap banyak penggemarnya disebabkan karena ketersediaan warnanya yang sangat Voal DobbyTekstur voal dobby sangat unik sebab permukaannya seperti ada kotak-kotaknya. Jenis kain ini juga bersifat lemas dan lembut sehingga banyak wanita yang menjadikan kain ini sebagai pashmina. Namun, karena semakin banyak varian voal yang lebih nyaman maka jenis kain ini tampaknya sudah hilang dari pasaran Indonesia sebab sepi Voal Two ToneVoal two tone juga termasuk jenis kain bertekstur unik sebab memiliki dua jenis warna pada permukaan kainnya. Namun, pada 2019 jenis kain ini seakan menghilang dari pasaran sebab banyak pabrik yang menghentikan produksi voal two Voal PremiumBahan voal premium adalah jenis bahan kain yang bertekstur lebih halus apabila dibandingkan dengan voal basic. Jenis kain yang juga dikenal dengan sebutan voal miracle ini mengandung campuran katun yang lebih banyak sehingga membuat teksturnya lebih halus dan tidak kaku. Jenis kain ini juga terbilang cukup tipis dan mudah menyerap keringat sehingga nyaman untuk Voal SuperfineVoal superfine mengandung serat katun yang lebih banyak daripada voal premium sehingga tekstur permukaan kainnya lebih halus. Bukan hanya lebih halus, voal superfine juga lebih tebal sehingga tidak terlalu menerawang. Walau tebal namun kain ini tetap mudah menyerap keringat karena memiliki sirkulasi udara yang Voal Silk Premium Ultra SatinVoal silk premium sebenarnya mengandung serat katun yang kadarnya sama dengan voal superfine. Perbedaan kedua jenis voal tersebut terdapat pada campuran silk dalam jenis kain yang juga dikenal dengan sebutan ultra satin tersebut. Kandungan silk dalam voal silk premium membuat permukaan kain tersebut terlihat lebih mewah dan elegan karena terdapat sedikit efek kilap pada tampilan Voal UltrafineVoal ultrafine merupakan jenis voal yang akan membuat pemakainya merasa sangat nyaman. Tekstur kain ini sekilas mirip dengan twill, sebab saat dilihat permukaannya seperti kasar namun sebenarnya halus saat bersentuhan dengan kulit. Ketebalan dan sirkulasi udara kain ini juga cukup bagus, sehingga membuat jilbab dari jenis voal ultrafine akan terasa adem ketika ultrafine termasuk jenis kain yang paling laris di pasaran, sebab harganya termasuk murah lengkap dengan beragam pilihan warna khususnya warna-warna pastel dan soft. Kadar serat katun pada jenis kain ini juga lebih tinggi daripada voal premium sehingga membuatnya lebih mudah menyerap lain dari voal ultrafine yang tidak dimiliki oleh voal premium adalah permukaannya yang memiliki efek kilap walau tidak bersinar seperti voal yang mengandung silk. Jenis kain ini juga lebih halus tenunannya sehingga lebih halus dan rapi sehingga tidak memperlihatkan banyak serabut pada Voal Watersplash Anti AirVoal watersplash adalah jenis bahan voal yang teksturnya mirip dengan voal ultrafine. Namun karena memiliki keunggulan sebagai kain yang anti air maka harga voal watersplash dibanderol lebih mahal. Keunikan yang dimiliki oleh kain ini membuat banyak wanita tertarik untuk membelinya walau mereka harus merogoh kocek lebih Bahan Voal selain untuk JilbabBahan voal bukan hanya bisa dijadikan sebagai jilbab, sebab sama seperti kain pada umumnya voal juga dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan pakaian khususnya dalam bentuk gaun. Tekstur jenis kain ini yang tipis akan memberikan kesan “longgar” sehingga bisa pula menyamarkan lekuk tubuh dengan sempurna. Gaun berbahan voal sekaligus bisa membuat tubuh terkesan lebih juga dapat digunakan sebagai syal apalagi disebabkan karena sifat kain ini yang mudah menyerap keringat maka saat dililitkan di leher tidak akan membuat Anda kegerahan. Syal yang terbuat dari voal akan memberikan kesan elegan dan anggun pada pemakainya. Motif kain voal yang beragam juga akan membuat syal terlihat semakin cantik sekaligus membuat penampilan Anda terlihat tidak bahan voal terbilang cukup tipis, namun cukup banyak wanita yang menjadikan jenis kain ini untuk dijadikan sebagai rok. Rok yang terbuat dari voal juga akan terkesan jatuh dan melambai secara alami saat Anda berjalan. Apabila Anda tertarik membuat rok dengan bahan dasar voal maka pastikan lapisi bagian dalam rok dengan furing agar tidak mudah melayang saat tertiup Juga Bahan Kain CrepeCara Membedakan antara Bahan Voal dengan Bahan PolycottonBahan polycotton sejatinya adalah jenis kain yang mengandung campuran katun cotton dengan polyester. Tekstur kain polycotton sebenarnya sudah cukup halus namun tidak sehalus bahan voal. Kain polycotton yang dibuat menjadi kerudung atau jilbab juga tidak terlalu adem seperti voal namun jenis kain ini akan terasa lebih jatuh saat dipakai sebagai bahan voal dengan polycotton itu susah-susah gampang, namun ada tiga karakteristik yang bisa membedakan antara voal dengan polycotton, yaitu1. Terdapat Bulu Halus pada Permukaan Bahan VoalBulu-bulu halus yang terdapat pada permukaan voal itu tidak bisa dilihat secara sekilas. Anda harus menyentuhnya untuk memastikan apakah ada bulu-bulu halus pada permukaan kain yang menandakan bahwa kain tersebut adalah asli kain Tidak Mudah KusutSalah satu keunggulan voal adalah permukaan kainnya tidak mudah kusut atau lecek, kecuali Anda meremasnya dalam jangka waktu yang cukup lama. Sebaliknya kain polycotton lebih mudah kusut dan cukup sulit dipakai sebab teksturnya permukaan kain yang licin seperti itu membuat polycotton cukup sulit dibentuk. Jika tidak disetrika, kain polycotton juga memiliki garis lipatan yang terlihat cukup jelas sehingga kurang praktis untuk digunakan apalagi ketika Anda sedang traveling dan tidak sempat menyetrika Lebih Mudah Menyerap KeringatVoal termasuk jenis kain yang mudah untuk menyerap keringat, sedangkan kain polycotton kurang mampu menyerap keringat dengan cepat. Hal seperti itu membuat jilbab yang terbuat dari polycotton akan lebih mudah bau khususnya setelah dipakai beraktivitas di luar Warnanya Cenderung Bernuansa MatteWarna jilbab yang terbuat dari voal biasanya lebih bernuansa matte, sedangkan jilbab yang terbuat dari polycotton cenderung memiliki warna yang cerah dan Merawat Jilbab yang Terbuat dari Bahan Voal1. Cuci Jilbab Langsung dengan TanganBahan voal memiliki tekstur yang halus dan cenderung tipis sehingga Anda perlu mencucinya langsung dengan tangan bukan dengan mesin cuci. Agar lebih mudah saat membersihkan noda yang menempel pada jilbab berbahan voal sebaiknya direndam terlebih dahulu dalam campuran air dan sedikit deterjen. Lama perendaman sekitar 15 menit saja, lalu kucek dengan lembut dan bilas hingga perlu pada bilasan terakhir Anda bisa menambahkan sedikit pelembut agar jilbab jadi lebih halus. Namun pastikan bahwa pelembut yang Anda pakai itu kadarnya sedikit saja agar tekstur jilbab tidak rusak. Shampoo juga bisa digunakan untuk mencuci jilbab berbahan voal, sebab terkadang ada deterjen yang bersifat keras sehingga akan lebih aman jika Anda mencuci jilbab voal dengan Cuci secara TerpisahSaat mencuci jilbab berbahan voal sebaiknya cuci secara terpisah. Lebih baik lagi jika Anda memisahkannya sesuai dengan warna. Metode tersebut untuk menghindari warna jilbab yang luntur, walau hal tersebut kecil kemungkinannya untuk Jemur di Tempat yang TeduhJilbab berbahan voal sebaiknya dijemur di tempat yang tidak langsung terkena paparan sinar matahari. Sebaiknya jemur secara diangin-anginkan saja agar warna jilbab tersebut tidak mudah pudar dan tekstur kainnya tidak mudah Setrika dengan Suhu Medium SedangJilbab berbahan voal sebaiknya disetrika dengan suhu yang sedang agar kualitas tekstur dan warna kain tersebut tidak mudah rusak. Pada dasarnya, jilbab yang terbuat dari bahan voal itu tidak mudah kusut atau lecek jadi tidak perlu disetrika dengan suhu hanya itu saja, Anda juga perlu menghindari menyetrika jilbab yang belum terlalu kering. Menyetrika jilbab dalam kondisi yang belum terlalu kering hanya akan membuat warna jilbab lebih cepat Jangan Melipat Jilbab Melainkan Simpan dengan Cara DigantungJilbab yang terbuat dari bahan voal sebaiknya tidak disimpan dalam keadaan terlipat. Cara menyimpan jilbab seperti itu hanya akan menimbulkan bekas lipatan pada jilbab. Apalagi jika Anda menyimpannya dengan cara ditumpuk bersama dengan jenis pakaian lain yang lebih lipatan akan lebih sulit untuk dihilangkan saat Anda menumpuk jilbab bersama pakaian lain, sehingga akan berdampak pada keindahan tampilan dari jilbab tersebut. Cara terbaik menyimpan jilbab berbahan voal adalah dengan cara Biasakan Memakai Ciput atau Inner HijabSebelum memakai jilbab berbahan voal ada baiknya Anda terlebih dahulu memakai ciput atau inner hijab. Hal tersebut perlu Anda lakukan agar keringat dari kulit kepala tidak langsung menempel pada jilbab Anda. Cara seperti ini juga sekaligus akan meningkatkan keawetan tekstur dan warna bahan Hindari Menggunakan Peniti saat Memakai Jilbab Berbahan VoalKebanyakan kaum hawa suka menyematkan peniti saat memakai jilbab. Namun, sebenarnya peniti itu dapat merusak tekstur jilbab berbahan voal yang Anda pakai. Peniti hanya akan membuat jilbab voal lebih cepat berlubang, maka dari itu sebaiknya segera ganti peniti dengan klip, jarum pentul atau tuspin dari kualitasnya tidak mengherankan jika bahan voal digemari banyak orang untuk dijadikan sebagai jilbab. Jenisnya yang beragam akan semakin memudahkan Anda untuk memilih kain yang sesuai dengan selera serta budget Anda, sebab masing-masing jenis kain voal itu dijual dengan harga yang bervariasi. Jangan lupa pula rawat jilbab berbahan voal dengan cara yang benar agar lebih awet. Anda bisa membandingkan juga dengan bahan jilbab cornskin yang cukup banyak digemari dikalangan hijabers. DelishaPanggil sadja Delisha ❤ Seorang muslimah yang sedang menjalani profesi sebagai penulis di Kainpusat ❤.
Bahanvoal tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Jenis bahan yang satu ini banyak digunakan untuk pembuatan hijab. Salah satunya adalah Bahan Voal Printing yang nyaman serta mudah untuk digunakan. Apalagi dengan tambahan printing semakin membuat hijab ini banyak diminati karena lebih premium, baik untuk gaya casual maupun formal.Bahan ini juga memiliki
Jakarta - Tren hijab di Indonesia lebih dinamis dibanding negara lainnya. Negara yang punya iklim tropis dengan budaya yang berbeda di setiap daerahnya membuat wanita Indonesia lebih terbuka untuk mencoba beragam melalui tahun penuh eksplorasi gaya hijab, tahun ini hijabers Indonesia kembali pada tren hijab basic yaitu hijab segi empat polos. Hijab yang pemakaiannya simple memudahkan aktivitas membuat aktivitas lebih nyaman, banyak desainer hingga toko daring di media sosial berlomba-lomba membuat hijab segi empat polos berbahan nyaman. Muncullah dua bahan hijab yang populer saat ini, yaitu katun voile dan polycotton. Ayu Indriati, salah satu hijab fashion enthusiast me-review secara langsung perbedaan dua bahan tersebut. Ternyata harganya pun berbeda jauh, lebih dari 3 kali lipat. Apa bedanya? Berikut hasil review Ayu bersama tim Wolipop dan Hijab Polos VoileHarga Rp Silmia PutriBahan katun voile jadi favorit karena punya tekstur halus dan lembut. Katun voile yang dipakai pada hijab ini terasa sekali bahan kapasnya, dan sama sekali tidak terasa bahan kimiawi atau Polyester PE.Benang-benang dalam katun voile dibuat renggang, sehingga udara yang masuk bisa lebih banyak. Tak heran, jika hijab ini terasa lebih adem dibandingkan hijab karena teksturnya lembut terkadang hijab voile susah dibuat tegak berdiri di atas dahi. Kalau terkena angin, hijab voal yang terbuat dari 100% katun akan mudah menekuk saking Hijab Polos PolycottonHarga Rp Silmia PutriHarga hijab polycotton jauh lebih murah dibandingkan hijab voile di pasaran. Hal ini karena pemakaian Polyester PE pada polycotton lebih banyak dari dari hijab voile. Namanya saja Poly-cotton yang berarti gabungan dari polyester dan polycotton tidak selembut dan seringan hijab voile. Teksturnya sedikit lebih kaku. Namun, karena bentuknya yang lebih kaku itulah hijab ini lebih tegak di bagian dahi. Cocok untuk kamu yang suka tampil dengan hijab yang melengkung di bagian dahi."Memilih mana yang lebih bagus di antara keduanya, kembali lagi pada selera dan budget masing-masing, lebih suka bahan yang lembut atau mudah dibentuk?" tutup Ayu Indriati. sil/sil
warnahijab sesuai dengan warna kulit 🌻. Putih cerah 🏻 Hijau,Merah,hitam,biru terang,unggu Warna pastel,Beige Hitam manis 🏽 Warna cerah ceria merah jambu,hijau, Lavender, Royal blue Hitam,Hijau gelap dan warna gelap-gelap kuning Langsat ️ Merah jambu, kuning ,merah,biru Warna krim, Coklat dan Oren. xyfivyra.
Bahan hijab voal/voile. Gambar IG HIJAB BAHAN POLYCOTTONKelebihan polycotton✓ Lebih Jatuh✓ Tidak panas✓ Tahan Terhadap Jamur✓ Tahan Rendam✓ Tidak mudah susut dan kusutKekurangan polycotton– Tidak menyerap keringat– Mudah bau– Tidak mudah dibentukCara Perawatan PolycottonHarga Kain PolycottonBAHAN VOALKelebihan Voal✓ Tidak Mudah Berantakan✓ Mudah Menyerap Keringat✓ Sirkulasi Udara yang BaikKekurangan Voal– Susah Dikreasikan– Mudah Menekuk– Mudah KoyakCara Perawatan VoalHarga Bahan VoalKesimpulan Bahan Hijab Bagi para wanita hijabers, hijab atau kerudung juga bisa berfungsi sebagai pakaian fashion yang mempercantik diri. Selain memilih corak dan warna, hijabers juga memilih bahan hijab terbaik yang cocok untuk dirinya. Nah, kali ini kita akan membahas bahan polycotton dan bahan voal untuk hijab. Mana yang cocok buatmu? Bahan Polycotton sering disandingkan dengan bahan voal. Bahan polycotton memiliki tekstur lembut dan halus, sedangkan bahan voal dikatakan masih lebih unggul dalam soal kelembutan dan kehalusan. Ayo kita bahas satu persatu. Baca juga* Dnars Skincare Indonesia dengan Kandungan Herbal Premium Sebenarnya pilihan bahan untuk hijab sangat beragam. Selain polycotton dan voal, ada; crepe, paris, cotton, hycon, lycra, tierack, organza, viscose, diamond, dan lain sebagainya. Memang ya, voal dan polycotton, keduanya menjadi primadona bahan hijab bagi para hijabers. Produsen dan penjual kain pun turut berlomba-lomba menawarkan hijab dengan bahan kedua dengan harga bersaing. Kalau kamu, punya koleksi hijab dengan bahan polycotton dan voal? Atau lebih condong pada salah satunya? Sekarang kita bahas yuk satu persatu. Bahan polycotton. Bahan Polycotton adalah bahan kain campuran dari bahan sintetis polyester dengan bahan serat alam katun cotton. Untuk memudahkan penyebutan, disebutlah polycotton. Nama lainnya adalah double hycon. Polycotton juga menjadi nama merk dari kain bersangkutan. Kelebihan dari bahan polycotton adalah tidak mudah kusut dan tidak terasa panas. Oleh karena itu, selain cocok dijadikan bahan hijab, polycotton juga pas untuk bahan kemeja, kaos, ataupun jaket di musim panas atau kemarau. Selain itu, bagi yang ingin tampil sederhana namun modis, pakaian dengan bahan polycotton bisa jadi pilihan. Sangat mudah dipadupadankan dengan dengan berbagai macam jenis celana, baik itu celana jeans pendek atau panjang, juga celana kain. Lalu, polycotton kan campuran polyester dan cotton. Mana yang lebih bagus, bahan dengan campuran polyester yang lebih banyak atau cotoon yang lebih banyak komposisinya. Perlu kamu ketahui, polyester adalah jenis kain yang relatif lebih panas karena terbuat dari serat sintetis. Kesimpulannya adalah, semakin banyak komposisi cotton katun dibanding polyester, maka bahan polycotton tersebut semakin bagus. Sebaliknya, kalau komposisi polyester-nya lebih banyak, maka kualitas bahan polycotton ini semakin turun. Harga juga semakin murah. Kelebihan polycotton Gambar Instagram ederraid Sekarang kita membahas lebih detail kelebihan dari bahan polycotton ini. ✓ Lebih Jatuh polycotton ini bersifat jatuh. Bahkan sifat jatuhnya kain polycotton ini melebihi kain voal. Walaupun masih kalah halus dan lembut dibandingkan kain voal. ✓ Tidak panas Bahan polycotton tidak panas, membuatnya cocok dikenakan saat cuaca panas. Hal ini disebabkan oleh campuran bahan cotton yang ada dalam polycotton. Cocok bagi para hijabers yang banyak melakukan kegiatan di luar ruang di tengah cuaca panas. ✓ Tahan Terhadap Jamur Kain katun itu termasuk rentan terhadap jamur. Namun kalau sudah dicampur dengan polyester, maka akan menjadi relatif lebih tahan jamur. Karena adanya sifat polyester yang tahan dari jamur. ✓ Tahan Rendam Kelebihan selanjutnya adalah, kain polycotton ini tahan rendam. Campuran polyester yang ada di dalamnya yang membuatnya demikian. ✓ Tidak mudah susut dan kusut Selain tahan rendam, adanya campuran polyester membuat bahan polycotton tidak mudah kusut dan susut. Kamu tidak perlu khawatir mencucinya berkali-kali. Saat dikenakan pun bahan ini tidak mudah kusut. Kekurangan polycotton Apa saja kekurangan bahan polycotton? – Tidak menyerap keringat Meskipun memiliki campuran bahan cotton atau katun, jenis kain ini saat dicampur dengan polyester menjadi polycotton, menjadikannya tidak mudah menyerap keringat. Oleh karena itu, tidak terlalu recommended bagi kamu yang berkeringat banyak untuk memilih bahan ini. – Mudah bau Selain itu, bahan polycotton juga relatif lebih muda berbau. Hal ini dikarenakan karena bahan polycotton ini tidak dapat menyerap keringat dengan baik. – Tidak mudah dibentuk Karena sifat polycotton yang licin, membuat bahan ini tidak mudah dibentuk. Khususnya kalau digunakan sebagai bahan untuk hijab/jilbab. Dan kalau kamu tidak menyetrikanya, garis-garis lipatan polycotton menjadi semakin jelas. Cara Perawatan Polycotton Gambar Instagram ederraid Gunakan air dingin saat mencuciMerendamnya dalam waktu sebentar saja, jangan terlalu lama karena bisa merusak bahan. Baik merendam dengan air saja atau dengan menjemur kain di bawah sinar matahari langsung. Jemur di tempat yang teduh dengan sedikit sinar menyimpan, jangan melipat dan menumpuknya. Karena bisa memberikan bekas lipatan dan menjadi mudah kusut. Harga Kain Polycotton Harga kain polycotton per meter bervariasi. Kamu bisa mendapatkan harga Rp. Rp. Juga ada yang menjualnya dengan harga Rp. dengan lebar 115 centimeter. Rata-rata, saat sudah menjadi hijab/kerudung, harga bahan polycotton ada di kisaran Rp. bisa dikatakan relatif murah. Kamu bisa mendapatkannya melalui berbagai toko online, seperti shopee, tokopedia, bukalapak, dan lainnya. BAHAN VOAL Bahan hijab voal/voile. Gambar IG Bahan Voal berasal dari bahasa Prancis, voile, yang artinya kerudung. Kain untuk menutupi wajah atau kepala wanita dalam keadaan tertentu. Kandungan bahan voal adalah 100 persen katun tipis. Pada beberapa sumber dikatakan bahwa, kerudung voal sering juga disebut jilbab paris namun lebih premium’. Bahannya berasa lebih kaku dari jilbab paris biasa. Bahan voal biasanya memiliki detail seperti bulu-bulu atau motif. Banyak Muslimah/Hijabers Indonesia yang menjadikan voal sebagai bahan favorit jilbab/kerudung mereka. Karena memberikan tampilan yang feminin. Serat-serat voal juga lebih jelas terlihat daripada jilbab paris. Kelebihan Voal Sekarang kita membahas lebih detail kelebihan dari bahan Voal ini. ✓ Tidak Mudah Berantakan Bahan voal sangat cocok digunakan di siang hari, terutama saat cuaca terik. Kerudung voal memiliki kekurangan sulit dibentuk karena bahannya yang tidak lentur. Namun kalau sudah digunakan, maka bahan voal tidak mudah menjadi berantakan. ✓ Mudah Menyerap Keringat Bahan voal memiliki serat yang lembut dan dapat menyerap keringat dengan baik. Inilah kunci mengapa bahan ini sangat nyaman untuk dikenakan pada kegiatan sehari-hari oleh para muslimah/hijabers. ✓ Sirkulasi Udara yang Baik bahan voal memiliki sirkulasi udara yang baik, karena terdiri dari seratnya yang lembut. Sehingga bahan ini tidak membuat yang mengenakannya merasa gerah. Kekurangan Voal Berikut ini kekurangan dari bahan Voal. – Susah Dikreasikan Bahan voal siafatnya sangat lembut, sehingga seringkali sudah untuk dikreasikan. – Mudah Menekuk Bahan voal yang terbuat dari 100 persen katun ini mudah sekali tertekuk kalau terkena angin. Karena bahannya yang ringan. – Mudah Koyak Kalau sering digunakan dan tidak dirawat dengan baik, kain bahan voal bisa koyak dengan mudahnya. Cara Perawatan Voal Gambar Instagram kuinscarf Cara merawat bahan voal Cuci menggunakan detergen cair atau shampooPisahkan dengan bahan lain dan cuci menggunakan tanganJangan menjemur dibawah sinar matahari langsungSetrika dengan suhu tidak terlalu panasAtau lapisi dengan bahan lain saat menyetrikaSimpan dengan hanger/gantungan Harga Bahan Voal Harga bahan voal permeter bervariasi. Ada yang menjualnya dengan harga Rp. Rp. dan lebih tinggi lagi. Untuk hijab/kerudung voal motif, juga ada yang dijual dengan harga berkisar Rp 100ribu – Rp 300ribuan. Baca juga* Skincare untuk Ibu Hamil ini Aman untuk Janin’ Kesimpulan Bahan Hijab Sekarang kamu sudah mengetahui apa itu polycotton dan apa itu voal. Juga sudah dibahas perbedaan dari keduanya. Sekarang tinggal kamu memilih mau membeli hijab bahan voal atau hijab bahan polycotton. Atau beli keduanya. Karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Harga keduanya pun relatif sama. Bahan dengan kualitas dan corak tertentu saja yang jauh lebih mahal. Selamat memilih. R1GSuA.